7 Trik Agar Liburan Bersama Bayi Tetap Mengasyikkan

Bagi sebagian besar keluarga, liburan bersama bayi bisa jadi merupakan ide yang merepotkan. Sebelum memiliki anak, liburan jauh mungkin merupakan satu agenda wajib untuk kamu dan pasangan.

Gaya liburan yang dulu hanya berdua bisa kamu jalani dengan sekenanya: makan bisa apa saja, tidur seadanya, jalan-jalan seharian, hingga mungkin party sampai pagi.

Tapi sekarang setelah memiliki anak, kamu mungkin akan berpikir berkali-kali untuk mengajak anak berlibur jauh. Berbagai ketakutan seperti tempat yang tidak steril hingga bayi akan sakit karena kelelahan merupakan pikiran wajar bagi ibu-ibu muda seperti kamu.

Memiliki anak, apalagi yang masih bayi, sebenarnya bukan penghalang jika kamu masih ingin pergi liburan. Beberapa kebiasaan hanya perlu diubah dan disesuaikan dengan adanya si kecil. Jika kamu berencana untuk melakukan liburan bersama bayi dalam waktu dekat, coba simak tips di bawah ini. Caption memiliki beberapa tips untuk membuat liburan bersama si kecil menjadi lebih menyenangkan.

1. Book in advance

Setelah memiliki bayi, kebiasaan untuk booking saat last minute atau bahkan go show sebaiknya tidak lagi dilakukan. Mengingat bahwa kamu akan melaksanakan liburan bersama bayi, semua hal memang harus dipersiapkan sejak jauh hari agar kamu sendiri tidak repot.

Semua harus dilakukan dengan perencanaan, mulai dari pilihan hotel, transportasi, kegiatan yang akan dilakukan hingga destinasi.

Usahakan untuk merencanakan liburan minimal sekitar 3 bulan sebelumnya untuk memberi keleluasaan pada dirimu dalam hal perencanaan. Dengan jangka waktu yang tidak terlalu mepet, kamu juga jadi mempunyai waktu untuk memilih transportasi dan akomodasi yang baby-friendly. Kamu tentu tidak ingin si kecil menangis terus sepanjang liburan karena merasa tidak nyaman, kan?

2. Persiapkan peralatan bayi dengan teliti

Barang bawaan kamu pasti akan bertambah beberapa kilogram ketika liburan bersama bayi. Coba buatlah daftar barang yang harus dibawa minimal seminggu sebelum keberangkatan untuk menghindari barang ketinggalan. Berikut beberapa barang yang menurut Caption wajb dibawa:

  • Stroller: dengan membawa stroller, kamu tetap bisa jalan-jalan ketika bayi tidur. Ditambah lagi, bayi tentunya akan merasa lebih nyaman untuk tidur di dalam stroller dibanding di gendongan. Jika bayi meminta digendong, stroller bisa kamu pakai untuk tas dan belanjaan.
  • Gendongan kanguru: ini sangat berguna ketika kamu harus menyusui di tempat umum. Gendongan ini juga bisa menghangatkan bayimu.
  • Pakaian: selalu bawa bedong, selimut, kaos kaki, sepatu, topi, dan diaper ekstra untuk bayimu. Sesuaikan juga jumlah pakaian bayi dengan jumlah hari liburanmu.
  • Obat: bawa obat standar seperti obat pusing, flu dan penurun panas. Jangan lupa juga untuk selalu membawa termometer.
  • Mainan: mainan berguna agar bayi tidak bosan selama perjalanan.
  • Perlengkapan lain: tisu basah sangat berguna bila bayi tidak sempat untuk mandi atau jika pup ketika sedang berada di luar hotel. Perlengkapan lainnya juga meliputi tisu kering, korek telinga, minyak telon, dan sunblock.

3. Selalu siapkan waktu ekstra

Liburan bersama bayi artinya harus selalu siap dengan hal-hal diluar rencana. Karena bayi belum memiliki pola aktivitas yang jelas, kamu harus mempersiapkan waktu ekstra dalam setiap itinerary yang kamu buat. Misalnya, ketika kamu sudah siap untuk berangkat ke bandara dari rumah, mendadak bayimu merengek karena lapar atau ingin buang air besar. Hal ini bisa saja membuatmu ketinggalan pesawat.

4. Ikuti jadwal bayi

Bayi pasti sudah memiliki jadwal reguler untuk tidur pagi, tidur siang, makan, bermain dan lainnya. Saat liburan, selalu buat itinerary yang disesuaikan dengan jadwal reguler bayimu. Misalnya, jika kamu ingin seharian di luar hotel, pintar-pintarlah menaruh jadwal tidur bayi di perjalanan dengan mobil. Kamu juga bisa menaruh jadwal tidur bayi ketika sedang berada di tempat wisata. Yang pasti, jangan pernah kelewatan jadwal makan mereka. Lakukan ini semua untuk menghindari bayi yang rewel karena jadwal yang tidak tepat.

5. Persiapan bekal makanan

Untuk bayi berusia 6 bulan ke atas, kamu harus membawa makanan yang pas. Selalu siapkan makanan seperti buah (apel dan pisang), roti tawar, oatmeal, snack atau bubur instan. Jika kamu anti dengan produk instan, memberi sedikit kelonggaran ketika liburan bukan merupakan masalah besar. Kamu bisa mengatur food intake lagi untuk si bayi ketika sudah kembali ke rumah. Hotel bintang 3 keatas juga biasanya selalu menyediakan bubur dan buah yang bisa kamu beri untuk anak ketika sarapan.

6. Pilih hotel yang nyaman untuk bayi

Cari hotel yang fasilitasnya layak agar kamu lebih mudah mengurus bayi. Buat suasana kamar hotel seperti di rumah. Misal, satu wilayah seperti wastafel kamar mandi atau meja belajar bisa digunakan sebagai pantry jika kamarmu tidak memiliki pantry.

Disitu, kamu bisa meletakkan kebutuhan dan peralatan makan minum si kecil sehingga nantinya kamu tidak kerepotan ketika harus cepat-cepat membuat susu atau mencuci alat makan.

Memilih hotel yang memiliki banyak aktifitas untuk anak dan orang tua juga merupakan satu hal penting. Dengan adanya banyak fasilitas di hotel, kamu juga tidak akan ikutan bete ketika bayi tidak bisa diajak keluar karena rewel.

7. Jangan memaksa

Kondisi badan orang dewasa dengan bayi tentunya beda. Tidak perlu memaksa untuk berpindah-pindah tempat. Cukup datangi 1-2 tempat wisata dalam sehari. Selain karena menjaga bayi sendiri sudah merupakan aktivitas yang melelahkan, terlalu banyak berpindah juga akan membuat bayimu lelah. Jadwal tidur bayi bisa jadi terganggu karena kamu harus berpindah darai satu destinasi wisata ke destinasi lainnya. Jangan lupa juga untuk selalu cek kondisi bayi jika ia sudah kelelahan.

Inti dari berlibur membawa bayi adalah untuk santai dan jangan terlalu berekspektasi banyak. Tips di atas memang terlihat merepotkan, tapi pasti kamu sekeluarga akan lebih enjoy ketika liburan. Nah, apa kamu tertarik untuk liburan bersama bayi?

Disclaimer: Artikel ini disadur dari bebagai sumber, karena penulis sendiri masih belum memiliki anak kecil. Jika audiens ingin tahu lebih lanjut tips mengenai liburan dengan bayi, bisa coba cek blog dari Ibu Eka Situmorang. Salah satu traveller yang menjadi sumber inspirasi untuk tetap travelling tanpa terhalang buah hati. Semoga semakin menginspirasi.

0 Comments

Leave A Comment

Your email address will not be published.