4 Tips agar Kamu Tidak Terjebak Macet di Jogja

traffic jam

Buat kamu yang orang Jogja, pasti hafal benar bahwa setiap weekend macet di Jogja pasti terjadi.

Menghabiskan akhir tahun di Jogja bisa menjadi pilihan untuk kamu yang suka dengan wisata belanja batik maupun kuliner murah. Kota budaya yang dikenal dengan berbagai pilihan wisata budaya ini terkenal sebagai one stop destination untuk berlibur. Sebagai salah satu destinasi favorit dan kota besar di Indonesia, Kota Jogja memang akan selalu bertambah ramai. Macet di Jogja adalah pemandangan yang mulai umum, terutama di peak season liburan seperti bulan Desember. Dapat dipastikan akan terjadi peningkatan volume kendaraan akan sangat drastis di kota dan di jalur menuju destinasi populer yang sedang hits seperti tebing breksi atau destinasi wisata populer di Jogja lainnya.

Sebagai salah satu destinasi wisata favorit, penyebab macet di Jogja memang beragam. Mulai dari penumpukan kendaraan di satu titik tertentu, membludaknya jumlah wisatawan, hingga kapasitas jalan yang memang sudah tidak mampu menampung banyaknya pengguna jalan. Agar liburanmu tidak habis terjebak macet, berikut beberapa tips dari Caption untuk menghindari macet di Kota Jogja.

Kenali titik rawan macet di Jogja

A photo posted by Nanda Dians (@dians_nanda) on


Tips utama untuk menghindari macet di Jogja adalah mengetahui dimana simpul-simpul kemacetan di kota ini. Meskipun penyebab kemacetan di Jogja adalah beragam dan sifatnya kondisional, memang ada beberapa titik yang selalu menjadi tempat penumpukan pengguna jalan. Dengan memetakan titik-titik utama kemacetan, kamu bisa mempersiapkan jalur alternatif agar kamu tidak terjebak dan membuang waktumu terlalu lama di perjalanan.

Untuk kamu yang sedang berlibur di Jogja, sebaiknya hindari kawasan Tugu Jogja, Malioboro, dan sekitar Stadion Kridosono. Tiga titik tersebut merupakan simpul kemacetan di Kota Jogja, jadi sebaiknya kamu merencanakan rute alternatif kalau memang berencana ataupun harus melewati kawasan tersebut.

Sebagai contoh, jika kamu berencana untuk berkunjung ke Malioboro, kamu bisa datang dari arah Pasar Kembang dan memarkir kendaraanmu di sarana parkir Stasiun Tugu bagian selatan. Alternatif lainnya kamu bisa memarkir kendaraanmu di daerah Jalan Mangkubumi kemudian meneruskan dengan sedikit berjalan kaki ke arah Malioboro.

Berangkat lebih pagi

pagi hari

Meskipun belum separah kota besar lainnya, macet di Jogja seringkali bisa membuat kita frustasi. Terutama bagi para wisatawan yang belum terlaluu mengenal jalanan Kota Jogja, terjebak macet di jalan tentu akan menjadi pengalaman buruk dalam liburanmu di kota ini.

Salah satu trik utama untuk menghindari macet di Jogja adalah dengan berangkat lebih awal. Jika rute perjalananmu mengharuskan kamu melewati titik kemacetan, maka sebaiknya kamu berangkat lebih awal untuk menghindari terjebak macet di daerah tersebut. Beberapa titik kemacetan biasanya hanya ramai di waktu-waktu utama, seperti jam berangkat sekolah dan selepas Maghrib. Jika kamu akan menuju ke destinasi wisata yang mengharuskan kamu untuk melewati titik-titik kemacetan di atas, sebaiknya hindari jam-jam macet agar kamu tidak menghabiskan waktu terlalu lama di perjalanan.

Sedikit informasi, kamu sudah bisa mengakses kendaraan umum sejak pukul 05.30 WIB, jadi jangan takut untuk berangkat lebih pagi. Selain itu, kamu juga lebih bisa mencicipi nuansa kota Jogja di pagi hari.

Manfaatkan Waze atau Google Maps

15922267347_e8d2f7efed_k

Jalanan di Jogja tidaklah serumit Jakarta atau kota besar lainnya. Tapi untuk kamu yang pertama kali berkunjung ke Jogja, tentu akan kesulitan untuk mencari rute alternatif. Selain itu, jika bertanya kepada warga lokal, biasanya mereka akan menunjukan arah dengan menyebut mata angin. Sebagai contoh, untuk mencapai stasiun Yogyakarta dari Tugu Jogja mereka akan menyebut “dari tugu, ambil jalan ke selatan, nanti stasiunnya ada di barat jalan”. Hal ini tentu menjadi permasalahan tersendiri bagi kamu yang ingin menghindari macet di Jogja.

Daripada kamu semakin tersesat, ada baiknya kamu juga siapkan aplikasi penunjuk arah.

Aplikasi seperti Google Maps dan Waze bisa kamu gunakan untuk mencegah kamu agar tidak tersesat.

Aplikasi tersebut bahkan memiliki fitur yang dapat menunjukkan titik kemacetan, sehingga kamu bisa menghindari ruas jalan tersebut dan mencoretnya dari jalur liburanmu.

Tapi bukan berarti kamu sebaiknya tidak bertanya kepada warga sekitar,ya. Baca disini untuk tau lebih lanjut kenapa kamu harus liburan bersama warga lokal

Naik Sepeda

cycling-sepeda

Daripada menjelajah kota dengan mobil, mungkin ada baiknya kamu mempertimbangkan untuk menggunakan sepeda untuk menghindari macet di Jogja. Situasi jalanan di Kota Jogja memang terkadang penuh sesak dengan kendaraan, tapi bukan berarti kamu tidak bisa menggunakan sepeda untuk berkeliling Kota Jogja. Selain mampu menerobos kemacetan yang terjadi, kamu juga bisa sekaligus berolahraga dan membakar lemak.

Meskipun kedengarannya merepotkan dan melelahkan, bersepeda di Kota Jogja juga sangat menyenangkan karena ada banyak destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi dengan sepeda. Destinasi wisata budaya seperti Kotagede dan Kotabaru, bisa menjadi pilihan untuk kamu yang hobi menikmati arsitektur kuno. Kamu bisa menjelajah kawasan perkampungan ini dengan sepeda sambil hunting foto di daerah ini.

Jadi, bagaimana menurutmu? Menghindari macet di Jogja bukan hal yang sulit, kok. Meskipun terkadang kemacetan di Kota Jogja bisa menjadi sangat menyebalkan, dengan trik-trik di atas kamu tentu akan bisa menikmati liburanmu dengan lebih syahdu.

1 Comment

  • Adadeh

    kali tips menghindari macet jodoh kira2 gimana ya kak?

    December 1, 2016 - 9:55 pm Reply

Leave A Comment

Your email address will not be published.