6 Inspirasi Destinasi Wisata Sejarah agar Kamu Semakin Cinta Indonesia

4045304789_80f4cc1fa3_b (1)

Wisata sejarah seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian besar wisatawan. Objek wisata lain seperti wisata alam dan wisata belanja seringkali lebih menjadi primadona dibandingkan wisata sejarah. Namun ternyata, di Indonesia ada banyak lho destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Penasaran, kan? Coba simak rekomendasi Caption tentang destinasi wisata sejarah yang bisa menjadi inspriasi bagi liburan kamu selanjutnya.

1.Museum Fatahillah

4045304789_80f4cc1fa3_b (1)

Photo by: Brian Giesen via http://www.flickr.com

Untuk kamu yang berada di Jakarta, berwisata di Jakarta bukan hanya tentang wisata belanja dan mall saja, lho. Kota metropolitan satu ini juga mempunya destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Jika kamu tertarik dengan sejarah, Museum Fatahillah bisa menjadi pilihan destinasi liburanmu selanjutnya.

Museum yang terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta ini menyimpan banyak kisah tentang berkaitan dengan masa penjajahan Belanda di Indonesia. Dibagun sebagai pusat pemerintahan VOC, gedung ini adalah lambang kekuasaan Belanda di Jakarta pada masa lalu. Di dalam museum ini kamu dapat melihat ribuan koleksi museum yang berasal dari berbagai masa, mulai dari pra-sejarah, kerajaan-kerajaan di nusantara, dan barang koleksi peninggalan Belanda. Selain melihat lihat koleksi dan mengetahui kisah kisah yang telah dilalui bangunan ini, kamu juga dapat berfoto dengan latar belakang gedung museum atau berjalan jalan menikmati suasana kawasan kota tua Jakarta

2. Benteng Vredeburg

Vredeburg

Photo by: Wastu Adjie via http://www.flickr.com

Berkunjung ke Jogja memang bukan cuma tentang wisata batik dan wisata alam saja. Jika kamu  berada di Yogyakarta, Museum Vrederburg bisa jadi pilihan destinasi wisata sejarah buat kamu.

Ketika kamu sedang berjalan jalan di Yogyakarta, kamu akan dengan mudah menemukan bangunan ini di bagian selatan kawasan Malioboro.  

Benteng yang dibangun sebagai pusat pertahanan Belanda di Yogyakarta ini telah mengalami banyak hal mulai dari masa Hindia Belanda, Inggris, Jepang, hingga masa setelah kemerdekaan Republik Indonesia.

Di sini kamu dapat belajar mengenai sejarah Indonesia dari masa penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, hingga masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia, melalui koleksi dan diorama yang ada di dalam museum. Selain itu kamu juga dapat menjelajahi kawasan benteng untuk melihat arsitektur benteng serta suasana di sekitar benteng.

3. Lawang Sewu

Lawang sewu

Photo by: Siska Maria Eviline via http://www.flickr.com

Siapa yang tidak kenal destinasi satu ini? Lawang Sewu sudah terkenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah andalan dari kota lumpia, Semarang. Gedung bekas kantor perusahaan kereta api Belanda NIS ini sudah menjadi salah satu bangunan legendaris di Semarang. Bangunan yang menjadi saksi pertempuran lima hari di Semarang ini adalah tempat yang tepat bagi kamu yang tertarik dengan sejarah di Kota Semarang dan sejarah kereta api Indonesia.

Meskipun terkenal sebagai sebuah gedung yang angker dan sering dikaitkan dengan penampakan hantu, tetapi Lawang Sewu sebenarnya adalah tempat wisata yang menyimpan kisah masa lalu yang menarik.  

Tidak hanya bagi kamu yang tertarik dengan sejarah, bagi kamu yang tertarik dengan fotografi, bangunan ini wajib menjadi salah satu tempat yang kamu kunjungi. Karena arsitekturnya yang unik, kamu dapat menelusuri kompleks bangunan ini dan mengambil foto di sudut-sudut kompleks bangunan ini, untuk mendapatkan foto terbaik yang dapat  kamu unggah di media sosial.

4. Benteng Marlborough

Malborough

Photo by: Christopher Woodrich via http://www.flickr.com

Jika kamu ingin destinasi wisata sejarah yang berada agak jauh di tempat yang eksotik, Benteng Marlborough di Bengkulu ini bisa menjadi pilihan. Benteng bersejarah yang terletak di Kota Bengkulu ini adalah salah satu peninggalan Inggris di Indonesia. Benteng yang dibangun pada abad 18 ini dibangun sebagai pusat pemerintahan bagi Inggris yang pada saat itu menguasai Bengkulu.

Di sini kamu dapat melihat arsitektur yang khas dengan arsitektur abad ke 17, yang lengkap dengan parit dan jembatan sebagai salah satu sarana pertahanan. Arsitektur benteng yang indah dan menggambarkan sisa-sisa kemegahan kolonialisme di Indonesia ini bisa menjadi spot foto yang keren juga, lho. Selain mempelajari kisah kisah sejarah yang ada di Bengkulu, kamu juga dapat menikmati panorama laut dari sisi benteng.

5.Benteng Rotterdam

Benteng Rotterdam

Photo by: Sergey via http://www.flickr.com

Bergeser sedikit ke Kota Makassar, Benteng Rotterdam juga bisa menjadi alternatif wisata sejarah bagi kamu yang tertarik dengan sejarah kolonialisme di Indonesia. Benteng yang satu ini adalah benteng pertahanan yang dibangun oleh Kerajaan Gowa yang berkuasa di kawasan Sulawesi Selatan. Benteng yang dibangun pada abad 16 ini adalah salah satu benteng terkuat yang dimiliki oleh kerajaan Gowa.

Benteng yang dulu disebut dengan nama Benteng Ujung Pandang ini adalah saksi kejayaan dan perjuangan rakyat Gowa untuk melawan pasukan Belanda, sebelum kemudian harus diserahkan kepada Belanda dan berganti nama menjadi Fort Rotterdam.

Di dalam kompleks benteng ini, kamu dapat melihat berbagai bangunan dengan arsitektur Belanda yang kental.  Kamu juga dapat mengunjungi museum La Galigo yang terletak di dalam benteng, yang menampilkan koleksi terkait sejarah Sulawesi Selatan dari masa pra sejarah hingga masa modern .  

6. Tugu Pahlawan

wisata sejarah Tugu Pahlawan

Photo by: Jude Lee via http://www.flickr.com

Dari Sulawesi, kita kembali lagi ke Pulau Jawa, tepatnya di Kota Surabaya. Jika kamu akan berkunjung ke kota satu ini, jangan lupa untuk mampir ke Tugu Pahlawan. Tugu yang menjadi salah satu ikon Kota Surabaya ini adalah monumen yang didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat Surabaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia dalam pertempuran 10 November melawan pasukan Inggris.

Selain melihat dan mengabadikan monumen serta patung patung yang ada dalam kompleks Tugu Pahlawan, kamu juga dapat berkunjung ke Museum 10 November.  Di dalam museum, kamu dapat belajar mengenai peristiwa pertempuran 10 November melalui diorama dan suara rekaman pidato Bung Tomo yang diputar di dalam museum.

 

Jadi bagaimana menurutmu? Berwisata ke destinasi wisata sejarah tidak selalu identik dengan sesuatu yang membosankan, kan? Lagipula, jika bukan kita generasi muda yang menjaga sejarah maka siapa lagi?

1 Comment

Leave A Comment

Your email address will not be published.