Meriahnya 5 Perayaan Imlek di Indonesia

lampion perayaan imlek

Menyambut perayaan Imlek, tentunya sudah banyak dekorasi yang kamu lihat yang dipasang untuk memeriahkan salah satu tradisi perayaan penting dalam budaya Tionghoa ini. Momen tahun baru Imlek atau yang juga dikenal dengan Sin Cia adalah momen untuk bersyukur serta berdoa serta berharap untuk mendapatkan rezeki yang lebih di tahun yang akan datang. Selain itu, Imlek juga merupakan saat yang dinantikan untuk melakukan silahturahmi dengan keluarga dan kerabat.

Sebagai negara yang memiliki kultur budaya Tionghoa, beberapa kota di Indonesia memiliki perayaan-perayaaan khusus dalam rangka menyambut Imlek maupun Cap Go Meh yang diselenggarakan 15 hari setelah perayaaan Imlek. Berikut ini Caption akan mengulas 5 kota di Indonesia yang memiliki perayaaan Imlek yang menarik dan layak untuk kamu kunjungi.

Akulturasi Budaya dalam Grebeg Sudiro di Solo

A photo posted by Event Solo (@event.solo) on

Menjelang perayaan Imlek kamu akan menemukan dekorasi bertema Imlek yang dipasang di beberapa sudut Kota Solo. Salah satu tempat yang semarak dengan berbagai hiasan bertema Imlek adalah Kelurahan Sudiroprajan. Di kelurahan yang sebagian besar penduduknya adalah masyarakat peranakan keturunan Tionghoa ini suasana kemeriahan tahun baru Imlek sudah dapat dirasakan sejak seminggu sebelum Imlek. Perayaan Imlek di Sudiroprajan dimulai dengan tradisi yang cukup unik, yaitu perpaduan antara tradisi Tionghoa dengan tradisi Jawa, yang diwujudkan dalam Grebeg Sudiro.

Grebeg Sudiro adalah suatu perayaan khusus yang diselenggarakan untuk menyambut tahun baru Imlek, Grebeg Sudiro rutin diadakan pada 7 hari sebelum Imlek.

Yang membuat tradisi ini berbeda dengan upacara Grebeg yang dilakukan oleh Kraton Yogyakarta dan Kasunanan adalah gunungan yang disusun dari kue keranjang. Dalam Grbeg Sudiro, gunungan akan diarak dengan berbagai macam kesenian seperti barongsai dan reog ponorogo, dimulai dari Kawasan Sudiroprajan hingga Klenteng Tien Kok Sie yang terletak di depan Pasar Gedhe. Setelah gunungan sampai di Pasar Gedhe, maka kue keranjang akan dibagikan pada masyarakat yang menonton. Kemudian perayaan diakhiri dengan penyalaan lampion berbentuk teko yang digantung di atas pintu gerbang Pasar Gedhe.

Setelah perayaan Grebeg Sudiro, biasanya dikuti dengan kegiatan penyalaan lampion di berbagai tempat lainnya di Kota Solo. Selain Grebeg Sudiro, perayaan menyambut tahun baru Immlek di Solo juga meriah. Jika kamu berkunjung ke Solo mendekati perayaan Imlek, salah satu spot yang wajib dikunjungi adalah Pasar Gedhe. Kamu dapat menikmati semarak nyala lampion yang menghiasi kawasan sekitar kawasan Pasar Gedhe, atau menyaksikan pesta kembang api dan penerbangan lampion pada malam tahun baru Imlek.

Sedang mencari ide liburan yang unik? Baca juga Inspirasi Destinasi Wisata Sejarah di Indonesia

Perayaan Imlek yang Meriah di Kota Singkawang

Imlek di Singkawang

Foto oleh: Dolf van der Haven via Flickr

Jika kamu ingin merasakan suasana perayaan Imlek yang meriah dan kental dengan budaya Tionghoa, maka kamu wajib mengunjungi Kota Singkawang. Di kota yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat ini, puncak perayaan akan diselenggarakan pada hari ke-15 setelah tahun baru Imlek atau yang lebih dikenal dengan perayaan Cap Go Meh. Perayaan Cap Go Meh di Singkawang adalah salah satu perayaan Imlek yang terbesar di Asia Tenggara dan dihadiri ribuan orang wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian serta berbagai dekorasi aksesoris khas Imlek yang menghiasi seluruh penjuru kota. Salah satu kesenian yang selalu ditunggu dan menjadi puncak dari perayaan Cap Go Meh di Singkawang adalah pawai tatung.

Tatung adalah orang yang menyediakan diri untuk dirasuki oleh roh dewa atau leluhur.

Tujuan dari pawai tatung dalam perayaan Cap Go Meh adalah untuk mengusir roh-roh jahat. Ketika para tatung kerasukan roh, mereka akan melakukan berbagai aksi berbahaya seperti menggigit ayam hidup, menusukan benda tajam ke tubuh atau mengosokkan pedang pada tubuh mereka. Meskipun terlihat cukup mengerikan, tetapi pawai tatung ini merupakan salah satu daya tarik perayaan Imlek yang hanya bisa ditemukan di Kota Singkawang.

Menikmati Ramainya Pasar Imlek Semawis di Semarang

A photo posted by Neni Safitri (@nenisafitri_) on

Bagi kamu yang suka berwisata kuliner di Semarang, pasti tidak asing dengan Pasar Semawis. Pasar malam yang digelar pada Jumat, Sabtu dan Minggu malam di kawasan pecinan; tepatnya di jalan Gang Warung; ini menawarkan berbagai macam kuliner khas Semarang maupun makan dari berbagai daerah lainnya. Di pasar malam ini kamu bisa mencicipi berbagai kuliner khas seperti sate sapi, babat gongso, nasi ayam, es puter, hingga beberapa santapan khas oriental yang berbahan dasar daging babi.

Menjelang perayaan Imlek, suasana Pasar Semawis akan semakin semarak.

Hal ini karena adanya Pasar Imlek Semawis yang digelar untuk menyambut tahun baru imlek. Di Pasar Imlek Semawis kamu tak hanya bisa berburu kuliner tetapi bisa juga merasakan kemeriahan suasana menyambut tahun baru Imlek. Selain menikmati berbagai hidangan yang dijajakan di sini, kamu juga bisa menyaksikan berbagai kesenian yang masih lekat dengan tradisi Tionghoa, seperti barongshai, wushu, wayang potehi, serta kesenian dari berbagai klenteng.

Ingin ide liburan yang unik? Yuk cek Daftar Kebun Binatang Kece di Indonesia

Semarak Perayaan Imlek Fair di Medan

A photo posted by stefenmorris (@stefenmorris) on

Perayaan Imlek selalu semarak dengan berbagai macam pertunjukan dan atraksi kebudayaaan. Kota Medan juga tak kalah semarak dalam menyambut tahun baru Imlek seperti kota-kota lainnya. Jika kamu membayangkan bahwa Kota Medan identik dengan suku Batak saja, kamu jelas salah. Perayaan Imlek di kota ini tidak kalah meriah dengan perayaan tahun baru Imlek di kota-kota lain, lho.

Di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini setiap tahun rutin diselenggarakan Imlek Fair untuk menyambut perayaan Imlek. Imlek Fair digelar di Center Business Center (CBD) Polonia Medan.

Seperti pasar malam pada umunya di Imlek fair terdapat berbagai stand seperti stand kuliner dan pakaian. Namun tidak hanya itu saja, acara Imlek Fair yang diadakan di salah satu pusat keramaian Kota Medan ini juga dilengkapi dengan berbagai hiburan menarik lainnya. Jika kamu mengunjungi acara ini, akan terdapat panggung hiburan yang menampilkan berbagai macam pertunjukan, seperti pertunjukan musik, barongshai dan pesta kembang api.

Berencana untuk berkunjung ke Jogja? Baca juga Inspirasi Oleh-Oleh Unik Khas Jogja yang Anti-Mainstream

Mengenal Lebih Dalam Budaya Tionghoa di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

Sebagai kota budaya, Yogyakarta memang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Yogyakarta dapat kita saksikan dalam Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta. Acara yang digelar setiap tahun ini berlokasi di kawasan pecinan di Yogyakarta yang lebih dikenal dengan Kampung Ketandan. Di acara yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan perayaan tahun baru Imlek ini kamu akan dapat menyaksikan berbagai kesenian serta atraksi budaya Tionghoa.

Salah satu yang istimewa dalam Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta adalah Jogja Dragon Festival yang merupakan sebuah perlombaan barongshai.

Bagi kamu yang ingin menyaksikan adu atraksi barongshai yang menampilkan gerakan-gerakan yang indah, tentu jangan sampai melewatkan acara ini. Selain itu kamu juga dapat merasakan suasana yang berbeda yang kental dengan budaya Tionghoa ketika kamu menjelajahi Kampung Ketandan untuk berburu kuliner khas seperti lontong cap go meh, atau sekedar berjalan-jalan menikmati meriahnya suasana.

Itulah beberapa kota di Indonesia yang memiliki perayaan Imlek meriah yang layak untuk kamu kunjungi. Sudahkah kamu memiliki rencana untuk liburan Imlek tahun ini? Mungkin perayaan di kota-kota tersebut bisa menjadi pilihan untuk menikmati suasana perayaan tahun baru Imlek.

0 Comments

Leave A Comment

Your email address will not be published.